Halo gamers baik cowok ato cewek, ane mau review 2 produk khusus untuk gamers dari Roccat, yaitu mouse Roccat Lua.
Pertama, ane minta maaf jika banyak kekurangan dalam review ini, karena
ini review pertama ane, terus maaf fotonya kurang jelas (ane cuma punya
HP dengan kamera 3MP tanpa flash).
PACKAGE
Untuk mouse memakai kombinasi warna hitam dan biru yg menurut ane sangatlah menarik. Di bagian depannya terdapat penjelasan fitur-fitur yang terdapat di Roccat Lua, seperti kemampuan mengatur sensor dari 250 sampai 2000 DPI, side grips anti keringat, serta kelengkapan driver (bisa di download di webnya). Kelengkapannya:
Untuk mouse memakai kombinasi warna hitam dan biru yg menurut ane sangatlah menarik. Di bagian depannya terdapat penjelasan fitur-fitur yang terdapat di Roccat Lua, seperti kemampuan mengatur sensor dari 250 sampai 2000 DPI, side grips anti keringat, serta kelengkapan driver (bisa di download di webnya). Kelengkapannya:
- Mouse
- 11 buah sticker! Banyak banget kan. Silahkan tempel dimana saja, di laptop/desktop, kamar, cermin, motor/mobil, asal jangan ditempel di jidat ente
- Selembar manual
FEATURES
Fitur-fitur yang terdapat di Roccat Lua:
- 125-1000Hz poling rate.
- 7 pengaturan DPI: 250, 500, 1000, 1250, 1500, 1750, dan 2000.
- Ambidextrous V-shape. Cocok untuk pengguna mouse di tangan kanan atau kiri.
- No-sweat side grips.
- DPI change button.
- LED biru untuk logo Roccat yang bisa dikonfigurasi.
MOUSE SPECIFICATION
- PRO OPTIC (R2) SENSOR (nama asli: Avago ADNS-A3050 2000 DPI Optical Sensor)
- 60 ips maximum speed
- 20 Gs of acceleration
- 1000 Hz polling rate
- 1.8 m USB cable
Dus dengan warna
hitam-biru. Cool. Sedangkan dus untuk mousepad-nya simpel, lebih
tepatnya blank. Tetapi dibelakangnya terdapat barcode.
Bagian belakang dus, menjelaskan fitur-fiturnya.
Kelengkapan Roccat Lua.
USB connector, dengan tulisan Roccat Lua, tanpa gold-plated connector
Selembar manual. Ada keterangan web untuk download driver-nya
MOUSE
Tombol mouse ini berjumlah 4 (beserta tombol DPI). Desainnya simpel tapi keren, dengan LED berwarna biru menerangi logo Roccat yang bisa dikonfigurasi (3 setting). Panjang kabelnya lumayan, 1.8m. Beratnya pas banget untuk ane, 70gr tanpa kabel (ternyata lebih ringan Roccat Lua dibanding Logitech G100), dan ane ngerasa proporsi beratnya bagus (Logitech G100 kayak berat di bagian belakang (tempat
Ketika pertama kali dipegang, rasanya berbeda banget dibanding dengan mouse Logitech G100. Ukuran lebarnya lebih kecil sedikit, tetapi tekstur body sampingnya jauh lebih baik dibanding Logitech G100, membuat Roccat Lua jauh lebih mantap untuk dipegang.
Kedua tombol utamanya lebih kokoh dibandingkan dengan Logitech G100, tetapi sama-sama memakai Omron switch. Sedangkan scroll-nya sangat mantap ketika diputar, lebih kokoh dibanding Logitech G100 yang scroll-nya ternyata lembut. Kekurangannya hanya suara scroll-nya lebih berisik. Ketika ditekan, ternyata tombol scroll-nya sedikit lebih keras dibandingkan dengan Logitech G100 (kekerasan scroll-nya buat ane pas banget). Untuk kualitas tombol DPI-nya, menurut ane lebih bagus milik Roccat Lua (Logitech G100 lebih empuk). Kalo mousefeet-nya memakai bahan teflon (seperti kebanyakan mouse gaming), pasti awet banget.
Tombol mouse ini berjumlah 4 (beserta tombol DPI). Desainnya simpel tapi keren, dengan LED berwarna biru menerangi logo Roccat yang bisa dikonfigurasi (3 setting). Panjang kabelnya lumayan, 1.8m. Beratnya pas banget untuk ane, 70gr tanpa kabel (ternyata lebih ringan Roccat Lua dibanding Logitech G100), dan ane ngerasa proporsi beratnya bagus (Logitech G100 kayak berat di bagian belakang (tempat
Ketika pertama kali dipegang, rasanya berbeda banget dibanding dengan mouse Logitech G100. Ukuran lebarnya lebih kecil sedikit, tetapi tekstur body sampingnya jauh lebih baik dibanding Logitech G100, membuat Roccat Lua jauh lebih mantap untuk dipegang.
Kedua tombol utamanya lebih kokoh dibandingkan dengan Logitech G100, tetapi sama-sama memakai Omron switch. Sedangkan scroll-nya sangat mantap ketika diputar, lebih kokoh dibanding Logitech G100 yang scroll-nya ternyata lembut. Kekurangannya hanya suara scroll-nya lebih berisik. Ketika ditekan, ternyata tombol scroll-nya sedikit lebih keras dibandingkan dengan Logitech G100 (kekerasan scroll-nya buat ane pas banget). Untuk kualitas tombol DPI-nya, menurut ane lebih bagus milik Roccat Lua (Logitech G100 lebih empuk). Kalo mousefeet-nya memakai bahan teflon (seperti kebanyakan mouse gaming), pasti awet banget.
LED ON
DRIVER
Drivernya harus di download di ROCCAT STUDIOS V3.0 (www.roccat.org) (cuma 7.34MB sesudah di ekstrak). Instalasinya mudah. Kita bisa
mengatur polling rate (125-1000Hz), DPI (250-2000), scroll speed,
pointer speed, serta mengatur LED (selalu menyala, 'breathing' mode,
atau off). Secara default (sebelum di install driver), pilihan DPI-nya
aktif semua, selain itu LEDnya dalam keadaan 'breathing' mode, bikin
mouse-nya serasa hidup
Kita juga bisa mengatur scroll, tombol DPI serta tombol scroll untuk
dipakai penggunaan lain, tapi nggak support macro, buat ane nggak
masalah
Kekurangannya, software ini terdapat bug (nggak mengganggu kok). Ketika
kita buka software ini lagi (setelah dikonfigurasi), ternyata
konfigurasi yang terdapat di software kembali seperti semula. Tapi konfigurasi kita sebelumnya nggak hilang kok. Jadi bug-nya cuma
bug interface aja. Kalo pertama kali nyalain laptop sebelum login ke
Windows, ternyata mouse-nya langsung sesuai setting yang diinginkan (LED
dalam kondisi selalu menyala, DPI di angka 1000 dan 1500) (berbeda
dengan Logitech G100, harus login dulu terus nunggu Logitech Gaming
Software-nya aktif (ada di tray).
Support untuk Linux!
Interface driver untuk merubah konfigurasi. Menurut ane sangatlah mudah untuk digunakan.
PERFORMANCE
1000Hz polling rate-nya emang beda, bener-bener responsif, berbeda jauh
dengan Logitech G100 yang max polling rate cuma 500Hz. Ane setting
pointer speed di 6/11 dan DPI 1000 ato 1500. Sensornya bagus banget,
presisi. Ane sering maen game CSGO sama Torchlight 2 (DOTA 2 vakum,
belum ada minat maen lagi), tapi belum bisa dibuktikan kualitas
sensornya secara bener-bener kalo belum maen CSGO secara online (akibat
server down nih), jadi maen lawan bot dulu.
CONCLUSION
Setelah diracun, milih Roccat Lua memang pilihan yang
tepat. Mouse ini cocok untuk gamer FPS yang lebih mementingkan kualitas
sensor dibandingkan fitur macro, serta menyukai mouse dengan
ambidextrous V-shape.PROS
- Harga terhitung murah, cocok untuk gamer dengan budget pas-pasan seperti ane.
- Tombol
- Scroll-nya bagus saat diputar
- Sensor, sensor, dan sensor
- Kualitas body mouse yang bagus. Rapi, nggak licin sehingga mantap untuk dipegang, bahannya nggak bikin keringetan.
- Cocoknya untuk gamers yang tangannya lumayan kecil.
CONS
- Lebarnya kurang (dibanding Logitech G100).
- Tanpa macro (buat ane nggak masalah).
- Driver software-nya kurang bagus (ada bug), tapi nggak akan mengganggu banget.
- Scroll sedikit berisik.
- Non braided cable. (gak masalah)
- Nggak cocok untuk gamers bertangan besar. (jari ane lumayan panjang, tapi waktu megang Roccat Lua, kenyamanannya sama aja dengan Logitech G100)

















0 komentar:
Posting Komentar